Proses Pembuatan Kertas

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa kertas terbuat dari serat-serat kayu (tumbuhan) atau pulp yang kemudian mengalami proses pengolahan hingga akhirnya bisa menjadi kertas. Dahulu pembuatan kertas masih dikerjakan secara manual oleh manusia dengan bantuan alat-alat sederhana, dan pada era modern ini seiring perkembangan tekhnologi yang semakin maju, proses pembuatan kertas telah dikerjakan dengan bantuan mesin. Continue reading

Kertas Saat Ini

Penemuan yang sangat berharga kertas sebagai media tulis, menjadi tidak dihargai ketika produksi kertas menjadi begitu banyak, dan seiring perkembangan tekhnologi dimana kertas kini bukan satu-satunya media untuk menulis, bahkan telah tergantikan dengan tekhnologi layar kaca, dan digital. Kita tidak memungkiri akan kegunaan atau pemanfaatan kertas lainnya selain sebagai media tulis. Berdasarkan sifat kertas yang dapat dilinting atau digulung, dibakar, dilipat, dilubangi, dijali, dijahit, dan di tempel, maka bergam fungsi yang kita dapati dari kertas, seperti pembungkus kado, pembungkus tembakau, digunakan untuk kerajinan seperti origami, tas belanja, penutup dinding (wallpaper), dan lain-lain bergantung keperluannya. Akan tetapi, kertas yang telah terpakai tidak sedikit juga yang kemudian menjadi tidak terpakai atau menjadi sampah. Continue reading

Mengenal Sejarah Kertas

Kertas merupakan salah satu media tulis yang berbentuk lembaran tipis, terbuat dari serat-serat nabati pendek yang dieratkan dan dikeringkan, dan terkadang ditambahkan zat lain atau pewarna. kertas sebagai media tulis memang telah digunakan sejak jaman dahulu, dan diperkenalkan oleh orang cina yang bernama Ts’ai lun (1).

Sebelum kertas ditemukan, media tulis dahulu berasal dari peradaban bangsa arab kuno yang menggunakan papirus (Cyperus papyrus ; Sejenis tanaman air). Bangsa mesir kuno membuat kertas dari kulit-kulit tipis atau kulit-kulit halus papirus (2). selain menggunakan papirus, ada juga yang menggunakan kulit hewan, pelepah tumbuhan, bambu bahkan sutera untuk dijadikan sebagai media tulis (1). Continue reading